Rabu, 22 Juli 2026 “Pena adalah jembatan menuju peradaban.” Alinea-Cordova

Berpartisipasi dalam Membangun Peradaban Bangsa

Berita Nasional & Internasional

AS dan Iran Sepakati Perdamaian?

Bendera AS dan Iran

Rincian kerangka perjanjian damai Amerika Serikat-Iran akhirnya terungkap ke publik pada Rabu (17/6/2026). Dokumen yang semula disebut sebagai kesepakatan 14 poin kini dilaporkan memuat 12 poin utama yang akan menjadi dasar negosiasi lebih luas antara Washington dan Teheran. Rincian tersebut pertama kali dibeberkan jurnalis Axios, Barak Ravid (Kompas, 17/6/2026). Sejumlah klausul strategis menyangkut isu-isu sensitif, mulai dari pengelolaan Selat Hormuz hingga masa depan program nuklir Iran. Dalam kesepakatan itu, Iran menjamin jalur aman dan bebas bea bagi kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz selama 60 hari sekaligus memperoleh kewenangan mengelola pembukaan kembali jalur vital tersebut. Sebagai imbalannya, AS akan mencabut blokade angkatan laut, menahan diri dari sanksi baru, tidak mengirim tambahan pasukan ke kawasan, serta mencairkan sejumlah aset Iran yang dibekukan (Kompas, 17/6/2026).

Dokumen tersebut juga memuat rencana dana rekonstruksi senilai 300 miliar dolar AS atau sekitar Rp5.328 triliun bagi Iran pascakonflik, dengan gencatan senjata yang diperluas hingga Lebanon dan mengikat situasi militer di front utara yang selama ini melibatkan Israel dan Hizbullah (Tribun Tangerang, 17/6/2026; Kontan, 15/6/2026). Kendati demikian, isu inti pemicu konflik dinilai belum tuntas. Iran masih memiliki sekitar 440,9 kilogram uranium yang diperkaya hingga tingkat 60 persen—hanya selangkah secara teknis menuju tingkat kemurnian 90 persen yang dibutuhkan untuk membuat senjata nuklir (Times Indonesia, 15/6/2026). Di balik tercapainya kerangka damai ini, dinamika di internal sekutu turut mewarnai prosesnya: Presiden Donald Trump dilaporkan sempat marah dan menyalahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena serangan udara Israel di Beirut menunda penandatanganan perjanjian (Kompas, 15/6/2026).

Author

Tinggalkan Tanggapan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *