Tim Nasional Indonesia menundukkan Oman dengan skor telak 3-0 dalam laga uji coba FIFA Matchday bertajuk Garuda Championship Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam. Tampil dominan sejak menit awal, Garuda membuka keunggulan pada menit ke-13 lewat sundulan Justin Hubner yang memanfaatkan skema bola mati dari Nathan Tjoe-A-On, sebelum Ole Romeny menggandakan keunggulan pada menit ke-27 (CNN Indonesia, 2026). Drama sempat hadir pada menit ke-37 ketika Oman memperoleh penalti, namun kiper naturalisasi Emil Audero (yang kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik laga) sukses menggagalkan eksekusi tersebut. Ragnar Oratmangoen memungkasi kemenangan melalui gol sambaran bola rebound pada menit ke-56. Hasil ini menjadi kemenangan pertama Indonesia atas Oman setelah puasa selama 38 tahun (terakhir di King’s Cup 1988), sekaligus mendongkrak posisi Garuda naik empat tingkat dari peringkat ke-122 ke ke-118 dalam ranking FIFA (Detik, 2026).
Di kubu Oman, kekalahan ini memantik gelombang kekecewaan. Federasi Sepak Bola Oman (OFA) “dirujak” para pendukungnya di media sosial mengingat timnya yang menempati peringkat ke-79 dunia, atau 43 tingkat di atas Indonesia, justru tumbang tanpa balas (Kompas, 2026). Pelatih Oman, Tarik Sektioui, bahkan mengakui dirinya “tertipu” oleh ranking FIFA Indonesia dan memuji skuad Garuda sebagai tim yang modern, kuat, dan terorganisasi (Viva, 2026). Sebaliknya, di Tanah Air, kemenangan ini disambut euforia puluhan ribu suporter yang memadati SUGBK dan membuat stadion bergemuruh sepanjang laga (Suara Merdeka, 2026; Bantenraya, 2026). Pelatih John Herdman pun mengaku terharu atas dukungan tribun, sembari mengingatkan pemainnya untuk tetap rendah hati dan tidak cepat berpuas diri (CNN Indonesia, 2026).
